free tracking

Jatuh Bangun Dharma dan Kinanty Membangun Lombok Influencer


0

Sering mendengar kata selebgram, seleb tiktok atau youtuber kan? Yup, barangkali profesi tersebut sudah menjadi dambaan para remaja saat ini. Bagaimana tidak, sambil menuangkan hobi yang dibalut dengan kreatifitas ditambah sedikit mentalitas kamu bisa mendapatkan cuan. Jiwa narsis yang meronta-ronta bisa menjadikan penghasilan tambahan buat kamu.

Meskipun terkesan mudah, namun percayalah, untuk mencapai hal tersebut butuh perjuangan panjang dan melelahkan. Tidak seperti artis yang sesungguhnya dapat dengan mudah meraih followers di social media karena mereka memang sudah terkenal sebelumnya. Untuk mendapatkan banyak followers, tentunya kamu harus memiliki uniqueness dan konsistensi dalam menciptakan konten.

Beberapa akun seleb media sosial memiliki keunikan tersendiri, ada yang konsisten memposting quote-quote tentang kehidupan, cinta ataupun motivasi, ada juga yang konsisten memposting tentang kekonyolan mereka hingga tidak sedikit diantara mereka yang membahas tentang dunia ghaib.

Awal mula Lombok Influencer

Dharma dan Kinanty, dua orang kreatif yang bermimpi ingin menjadi selebgram di awal tahun 2020 karena melihat gurihnya berpenghasilan melalui posting sesuatu di media sosial. Namun hal tersebut menemui rintangan, followers tak kunjung bertambah layaknya selebgram hingga akhirnya keduanya mengurungkan niat.

Meski sudah “putus asa” di jalur selebgram, namun keduanya tak patah arang, ingin tetap berprofesi yang bersinggungan dengan selebgram hingga pada bulan Mei 2020 tercetuslah Lombok Influencer, sebuah wadah yang menaungi selebgram-selebgram yang ada di Lombok. Cita-cita menjadi selebgram tak dapat diraih, namun akhirnya menjadi agen selebgram, hmmmm… Kreatif!

Perjalanan awal Lombok Influencer tidak semulus yang direncanakan. Ekspektasi awal yang ingin menggaet UMKM di Lombok untuk kebutuhan endorse menemui jalan buntu. Para UMKM tersebut belum mengetahui apa itu Lombok Influencer dan apa saja benefit yang didapatkan jika menggunakan jasa mereka.

Tiga bulan awal berdirinya Lombok Influencer masih kosong job alias menganggur alias gak ada penghasilan sama sekali. Hingga akhirnya job pertama datang dari sebuah brand kuliner kekinian yakni Saychiizu. Kinanty, Co-Founder dari Lombok Influencer menceritakan dengan semangat job pertama yang merequest 30 talent untuk project selama satu bulan lamanya.

Job pertama tersebut bukannya tanpa rintangan, masalah berikutnya yang dihadapi yaitu kesulitan menentukan harga talent. Diskusi dilakukan hingga berminggu-minggu, hingga deal pun tercipta.

Lanjut di halaman berikutnya …


What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Nangis Nangis
1
Nangis
Lucu Lucu
0
Lucu
Biasa Biasa
0
Biasa
Ngantuk Ngantuk
1
Ngantuk
Geli Geli
0
Geli
Wow Wow
6
Wow
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Cinta Cinta
1
Cinta
Bambosi

Orang biasa yang suka begadang dan bedagang. Tidak suka berdebat dan hobi minum kopi. The purpose of our lives is to be happy.